Berpendapat.

Pertama, terima kasih kepada: UUD 1945 pasal 28E ayat (3). Gue menuliskan ini tanpa tujuan apa-apa dan tidak berniat memanfaatkan keadaan sedikitpun tentang apa yang terjadi baru-baru ini. Gue menuliskan ini dengan ‘cara’ gue, karna ini salah satu metode gue untuk meringankan beban otak gue yang tanpa sengaja ikut berpikir keras tentang nasib negara ini, bising banget sumpah otak gue. Gue ingin menyampaikan pendapat tentang Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden untuk Periode 2019 – 2024.

Tahun ini, semua orang udah bisa menebak siapa aja yang akan mencalonkan diri sebagai Presiden. Yang artinya, memang sebagian besar dari rakyat kita sudah meng-iya-kan ketokohan dari kedua sosok yang santer sekali berkeliaran di semua keputusan politik negara ini. Jarang ada yang berfikir bahwa Pak Jokowi dan Pak Prabowo bisa aja ga mencalonkan diri sebagai Presiden, dan Jarang ada yang berfikir bahwa bisa saja Pak Jokowi dan Pak Prabowo bergandengan maju sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Karna apa? Karna kita semua menyaksikan dan merasakan aura negara ini selama lima tahun ke belakang. Bahwa ada sosok Jokowi sebagai Presiden, dan ada sosok Prabowo sebagai pimpinan oposisi. Nyata, No doubt.

Baca lebih lanjut

Iklan

KULIAH DI POLSRI (Part 4)

Halo Halo Halo.

Lama sekali tidak menulis di blog lagi, kali ini kita akan melanjutkan pembahasan tentang 2 jurusan yang belum dibahas pada postingan sebelumnya. Yaitu Teknik Komputer dan Bahasa Inggris.

Sekali lagi, saya cuma sharing pola pandang saya tentang kedua jurusan tersebut, karna saya bukan berasal dari kedua jurusan itu. Saya alumnus Teknik Sipil 2015.

Baca lebih lanjut

KULIAH DI POLSRI? (Part 3)

 

20141204124805

Bersama sebagian temen kelas, jaman semester akhir cari judul.

 

Ini Sambungan dari tulisan saya sebelumnya, jadi silahkan baca yang sebelumnya biar connect hihi. Part 1 , Part 2 .

Setelah dua jurusan paling tua di Polsri yang saya ceritakan, kali ini mau cicil jurusan-jurusan lain. Which means not my major, jadi maaf kalau tidak detail.
Baca lebih lanjut

KULIAH DI POLSRI? (Part 2)

IMG_7306 - Copy

ketika jadi kakak pendamping di Diksarlin 2015

kelanjutan dari tulisan sebelumnya disini jadi harap baca itu terlebih dahulu agar connect.

ACADEMIC LIFE

Banyak yang bilang, Politeknik itu ibarat SMK. Ada benernya sih, tapi tidak sepenuhnya. Memang kita dituntut untuk 60 % Vokasi alias praktek sehingga kita unggul di praktek. Tapi kita juga diajarkan teori. Masih belum terbayang?. Oke jadi gini, saya jelaskan di Program Studi saya dulu ya, saya di PJJ (Perancangan Jalan dan Jembatan) Jurusan Teknik Sipil. Kami akan dibagi jadwalnya dalam satu semester kapan kami harus Praktek di Laboratorium atau Bengkel, selebihnya di ruang kelas teori. Kita di Bengkel ya selama 2 Minggu – 2 Minggu change sama job yang belum dikerjakan. Jatahnya sampai 2 semester sebelum lulus setau saya untuk seluruh jurusan pun begitu. Sehingga ketika mau menyusun Laporan Akhir (D3) atau Tugas Akhir (D4) kita sudh tidak terbebani secara fisik karena kuliah praktek. Selama satu semester biasanya hanya beberapa minggu saja kita full di Bengkel kerja, atau Laboratorium. Meski di bengkel atau Lab, kita juga masih dikasih kelas kok jadi tidak seperti orang Romusha yang kamu bayangkan. Seru deh!

Baca lebih lanjut

KULIAH DI POLSRI ? (Part. 1)

1442332375420

Selamat datang para pencari informasi tentang Politeknik Negeri Sriwijaya…. Tulisan ini memang saya dedikasikan untuk kalian, karna saya tau bagaimana kondisi keingintahuan kalian menentukan masa depan kalian. Pasti pertanyaan yang terbersit adalah Apa beda Politeknik dengan Universitas, Gelar apa yang didapat, Peluang Kerja, Jurusan apa saja, Fasilitas, Biaya, sampai-sampai lokasi kost sekitaran kampus. Baiklah kakak akan membantu kalian *ceilaaah*

PENJELASAN SINGKAT TENTANG POLSRI

Masih ragu sama kualitas Polsri?… Oke, saya akan jelaskan sejarahnya secara singkat. Polsri didirikan bersama dengan 6 Politeknik Negeri lain di Indonesia, hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Swiss. Wiiiih, Swiss ! Tapi namanya dulu bukan Politeknik Negeri Sriwijaya, melainkan Politeknik Universitas Sriwijaya, Poltek Unsri. Kebanyakan manusia hingga detik ini masih menyebutnya seperti itu, menyebalkan sebenarnya tapi ribet juga jika harus menjelaskan “Polsri bukan lagi bagian dari Unsri udah pisah bla bla bla”.

Sebagai Pilot Plant dari Politeknik telah dilahirkan Politeknik Mekanik Swiss ITB pada tahun 1976.  Produk dari Politeknik ini sangat menggembirakan karena alumninya terpakai pada industri-industri.  Keberhasilan ini diusulkan dengan perencanaan pengadaan pendidikan Politeknik pada berbagai daerah  di Indonesia.  Dengan   bantuan Bank Dunia ke VII telah dilakukan proyek fase pertama dengan kredit No.869 IND yang mencakup :

  1. Sebuah pusat pengembangan Pendidikan Politeknik yang berkedudukan di Bandung.
  2. 6 (enam) buah Politeknik, masing-masing di USU, UNSRI, UI,ITB,UNDIP dan UNIBRAW.
  3. Pekerjaan fisik dimulai tahun 1981/ 1982 dan telah dapat dipakai pada tahun akademik 1982/1983 pada keenam politeknik diatas. Dengan telah mempersiapkan proyeksi ke depan tentang kebutuhan tamatan Politeknik untuk pembangunan, telah dimulai juga proyek perluasan Politeknik fase kedua dengan bantuan Bank Dunia ke VIII dengan loan 2290-IND meliputi:

*  Perluasan pusat pengembangan Pendidikan Politeknik di Bandung.

*  Perluasan 6 (enam) Politeknik fase pertama.

*  Pengadaan 11 (sebelas)  Politeknik pada :

UNSYIAH, UNAND, UNHAS,  ITS, UNTAN, UNLAM, UNMUL, UNSRAT, UNPATTI, UNCEN dan UNUD.

(Dikutip langsung dari website resmi polsri disini)

Baca lebih lanjut

SDM Indonesia

1458634_327514437391660_1505596591_n

Menghadapi ketakutan sekaligus tantangan terbesar pekerja dan calon pekerja di Indonesia saat ini adalah MEA. Ketika semua masyarakat teralkuturasi dan perbatasan menjadi semu. Kapabilitas pekerja Indonesia akan sangat dibutuhkan untuk memenangkan pertarungan ini. Dibandingkan negara MEA lainnya Indonesia adalah negara dengan potensi SDM terbesar dan terbanyak. Bayangkan saja jika usia produktif ditambah lagi dengan pemuda Indonesia jika dikalkulasi akan sangat terlihat menang dari segi kuantitas, namun sayangnya dalam pasar global yang dititik beratkan ialah Kualitas.

Baca lebih lanjut