Kita harus bagaimana?

Jika setelah pernyataan cintamu ternyata tak ada lagi hal baru yang menarik dariku sehingga jiwa petualangmu merasa sudah tidak tertantang lagi. Kita harus bagaimana?

Bagaimana bila aku akan lelah mencoba menjadi yang terbaik untuk menyenangkanmu?

Dan, nanti jika memang kita jadi bersama namun dunia mempertanyakan, Kita harus bagaimana?

Iklan

Love Tweet

Ini beberapa tweet ku di akun twitter @mona_safri . Aku menuliskannya karena beberapa hal, semisal aku sedang merasakannya, aku mendengar-melihat-membaca hal tersebut terjadi di sekitaran kehidupanku, atau bahkan orang lain butuh kalimat itu sebagai penyadaran.

Aku melepaskanmu pergi, karna aku percaya jika memang untukku, pasti kembali. Pergilah, siapkan segalanya, akupun begitu, mempersiapkan diri.

Setidaknya aku pernah membuatmu jatuh cinta, meski kini yang terjadi adalah saling tampik dan saling serang.

Lalu kenapa kamu membenci wanita yg menolakmu karna ia menjaga dirinya? karna ia menaati perintah agama?

Baca lebih lanjut

Rizka Silvia Putri (Mbak Put) berkata

“ketika aku sudah lelah untuk menyampaikan maksudku,aku lebih memilih diam bukan karna aku takut tak kau dengar,tapi aku menahan keegoisanku agar hubungan ini baik2 saja :)”

Mungkin inilah kata – kata yang bisa mewakili perasaan saya, ketika mereka bilang saya childish, inilah kata – kata yang saya cari dalam marah ketika tau kalian berfikiran seperti itu. saya tau kalian tidak pernah memikirkan hal yang kalian katakan kepada saya, seperti orang yang menghina saya didepan pintu jurusan teknik sipil ketika yudisium kemaren. mereka bertiga dengan lantang nya tertawa setelah menghina kekurangan saya. namun saya sadar bahwa ternyata mereka tidak sebaik yang saya harapkan.