KULIAH DI POLSRI? (Part 2)

IMG_7306 - Copy

ketika jadi kakak pendamping di Diksarlin 2015

kelanjutan dari tulisan sebelumnya disini jadi harap baca itu terlebih dahulu agar connect.

ACADEMIC LIFE

Banyak yang bilang, Politeknik itu ibarat SMK. Ada benernya sih, tapi tidak sepenuhnya. Memang kita dituntut untuk 60 % Vokasi alias praktek sehingga kita unggul di praktek. Tapi kita juga diajarkan teori. Masih belum terbayang?. Oke jadi gini, saya jelaskan di Program Studi saya dulu ya, saya di PJJ (Perancangan Jalan dan Jembatan) Jurusan Teknik Sipil. Kami akan dibagi jadwalnya dalam satu semester kapan kami harus Praktek di Laboratorium atau Bengkel, selebihnya di ruang kelas teori. Kita di Bengkel ya selama 2 Minggu – 2 Minggu change sama job yang belum dikerjakan. Jatahnya sampai 2 semester sebelum lulus setau saya untuk seluruh jurusan pun begitu. Sehingga ketika mau menyusun Laporan Akhir (D3) atau Tugas Akhir (D4) kita sudh tidak terbebani secara fisik karena kuliah praktek. Selama satu semester biasanya hanya beberapa minggu saja kita full di Bengkel kerja, atau Laboratorium. Meski di bengkel atau Lab, kita juga masih dikasih kelas kok jadi tidak seperti orang Romusha yang kamu bayangkan. Seru deh!

Di Teknik Sipil sendiri, jadwalnya diatur agar dihabiskan pada satu kali jalan full, misal 2 minggu maka 2 minggu itu kita hanya praktek sehingga jika ada Tugas Besar dari bengkel kita bisa mengerjakannya tidak terpengaruh oleh tugas di teori. Teratur toh kuliah di Polsri? Hahaha. Dijurusan lain pun begitu, kita akan diberi pakaian khusus untuk praktek, terutama untuk anak Teknik saya kurang tau kalau anak non teknik. Non Teknik itu sebutan untuk Tata Niaga, jadi di Polsri itu dibagi 2 jenis lagi, yaitu Jurusan yang Teknik, dan Non Teknik. Nah, Non Teknik gimana prakteknya kak? Jangan salah, mereka juga praktek, contohnya Pengetikan untuk Anak Administrasi, ada juga Labortorium Akuntansi untuk Akuntansi, ada juga kelas Cooking untuk Bahasa Inggris Perhotelan, banyak deh selain itu, saya cuma inget yang temen-temen saya sering ceritain doang. Oiya, kalau anak teknik kita tidak diberikan seragam sehari-hari jadi pakaian bebas pantas. Pakaian di Polsri harus Kemeja atau Kaos Berkerah. Kecuali ketika jadwal Bengkel atau jadwal Laboratorium, kita disediakan Pakaian Khusus. Untuk anak Non Teknik, mereka wajib berpakaian seragam kecuali hari jumat. Dan setau saya pun biasanya hari Jumat dipakai dengan berbusana batik bersama. Karna kuliah di Polsri itu Senin sampi Jumat, Sabtu Minggu kita libur. Meski dulu ketika semester 1-4 saya masih merasakan kuliah sampai sabtu adik-adik sekalian😀

Tugas, di Polsri sama saja seperti sekolah normal-normal saja. Kecuali sudah bertemu dengan mata kuliah yang setiap akhir semester ada Tugas Besarnya, di Sipil itu banyak banget tapi kalau beneran dikerjakan pasti gampang kok. Di setiap jurusan ada Tugas Besarnya, dan dikumpul di akhir semester jadi kita dikasih waktu satu semester untuk mengerjakannya lama banget kan?. Ini Tips pertama dari saya (kalau pingin tau tips lebih banyak, gimana kalau saya bikin tulisan khusus Survival Kit kuliah di Polsri, setuju? Komentar ya). Tipsnya ialah, Kerjakan tugas setelah diberikan, jangan ditunda-tunda apalagi Tugas Besar, kebanyakan yang terlalu terlena akan mengalami sakit dll hanya karna mengerjakan semuanya di akhir semester padahal kita juga harus menghadapi UAS dsb.

Jam kuliah yang sudah diatur dengan ketat, memudahkan kita sebenarnya untuk menjadwalkan hidup. Kapan harus belajar, kapan harus bersosialisasi, kapan bisa kerja, dan bahkan kapan bisa pulang kampung bagi kalian yang dari daerah. Di Polsri diterapkan sistem Kompen, jadi bagi kalian yang terlambat hadir akan dihitung berapa menit dan dikalkulasi diakhir semester. Kompen harus dibayar, sesuai aturan jurusan ada jurusan yang mewajibkan membayarnya dengan bersih-bersih ada juga yang bayar pake uang. Setau saya, kalau kita telat lebih dari 20 menit selama satu semester, menitnya dikali 4 loh. Jadi hati-hati jangan sampai telat. Sesuai motto kampus, 3T TEPAT WAKTU, TEPAT ATURAN, TEPAT UKURAN. Jangan anggap remeh bro sis, anak yang bandel pun dididik disini apalagi Diksarlin awal kuliah, kita ini kuliah bukan nongkrong sambil belajar. Inget itu!

Untuk kadar susah atau tidaknya mata kuliah, itu tergantung niat kamu. Selama saya kuliah, saya selalu senang dengan atmosfer kampus, dimana-mana mahasiswa mengerjakan Tugas. Dan memang semuanya, jarang banget kayak SMA yang tinggal menyalin. Sistem dibuat agar setiap orang punya kesadaran untuk Kuliah. Kalau di Perguruan Tinggi lain kita bisa titip absen atau apa, tidak dengan di Polsri. Dosen bisa menghafal nama kalian, dan kita memang harus belajar dengan sungguh-sungguh. Yang namanya begadang bareng bikin tugas akan jadi rutinitas apalagi Teknik.

Di Polsri juga ada UTS dan UAS, sistemnya sama kayak SMA jadi tidak perlu saya jelaskan panjang lebar. Saya Cuma ingatkan bahwa Tugas Besar biasanya dikumpul sebelum UTS atau UAS jadi harus dicicil mengerjakannya sehingga kita bisa fokus saat UTS atau UAS, oke?

GELAR

Untuk kamu yang Diploma 4, kamu sudah setara S1. Jadi kamu harus membiasakan diri untuk menjelaskan ke orang-orang yang akan berfikir bahwa kamu harus kuliah lagi untuk jadi sarjana dsb. Diploma 4 akan mendapatkan gelar Sarjana Sains Terapan (S.ST), namun ada wacana dari pemerintah untuk menambah gelar D4 sesuai Jurusan tapi sampai tahun ini gelar tetap S.ST. Untuk kamu yang Diploma 3, kamu akan mendapat gelar Amd. Ahli Madya. Dan untuk menyambung jenjang pendidikan mudah sekali. Jika kamu D4 kamu bahkan bisa kuliah keluar negeri, apalagi hanya menyambung S2. Jika kamu D3 kamu bisa memilih untuk melanjutkan D4 atau S1, tapi saran saya sih D4 karna SKS kita akan diakui sedangkan di S1 ada banyak yang harus menyesuaikan standar mereka dan buang-buang waktu. Di Polsri sendiri setau saya hampir semua jurusan sudah membuka kelas Ahli Jenjang alias D3 ke D4 yang kuliah malam. Jadi bagi kalian yang lulus D3 mau ke D4 bisa sambil kerja. Berapa tahun kak? Tergantung jurusan kamu, ada yang hanya 1,5 tahun lagi ada juga yang 2 tahun lagi kuliah.

PELUANG KERJA

Yakin mau nanya soal peluang kerja kuliah di Polsri? Saya sudah agak lelah mengulang lagi. Coba silahkan baca di Postingan saya yang lain ya. Kamu mau kuliah dimanapun kalau kamu punya skill dan cerdas, kerja yang mendatangimu. Yakin deh!.

JURUSAN

Kalau di Perguruan Tinggi lain ada yang namanya Fakultas, tidak dengan di Politeknik. Kita tidak punya fakultas, kita langsung punya Jurusan. Di Teknik Sendiri Polsri sudah memiliki 5 Jurusan, Non Teknik 4 Jurusan. Untuk lebih formal silahkan berkunjung ke website resmi kampus ya. Tapi berhubung saya ingin menjelaskan dengan lebih sederhana saya akan bantu.

Teknik Sipil, Jayalah Teknik Sipil! Hahaha karna saya kuliah di jurusan ini. Jurusan ini punya Diploma 3 dan Diploma 4 serta Ahli Jenjang. Berbicara tentang konstruksi, bangunan, material dll. Saya sudah pernah buat postian tentang ini silahkan baca. Diploma 3 akan dibagi menjadi 3 konsentrasi ketika semester 3, jadi kalian akan digolongkan berdasarkan nilai dan minat. Kalau tidak salah dinilai dari Mekanika Tanah, Mekanika Rekayasa, Mekanika Fluida. Dari 3 Mata kuliah dasar itu, kamu akan dimasukan ke konsentrasi Air, Gedung, atau Transportasi. Kemudian Diploma 4, yaitu Prodi saya Perancangan Jalan dan Jembatan, dari awal sampai akhir kita akan kuliah tentang itu. Ahli Jenjang mereka yang kuliah lagi dari D3 ke D4, mereka kuliah malam dan prodi pun PJJ.

Teknik Mesin, bersama dengan Teknik Sipil sebagai jurusan tertua di Polsri. D3 Teknik Mesin pun sama saja akan dibagi menjadi 3 konsentrasi ketika semester 3, menjadi Alat Berat, Maintenence and Repairing (MR), dan Produksi. Teknik Mesin juga memiliki Diploma 4 yang setau saya baru berusia 2 tahun, untuk Prodi MR (kalau saya tidak salah). Kemudian yang terbaru ialah D4 Kerjasama Garuda Maintence Facility dengan Prodi Teknik Penerbangan yang akan lanjut kerja ke Garuda Indonesia sebagai Mekanik Pesawat. Selain GMF mahasiswa mesin akan diseleksi oleh beberapa perusahaan untuk kelas kerjasama namun ketika sudah berkuliah. Berbeda dengan GMF yang memang dari awal sudah diseleksi terpisah. Teknik Mesin pun tahun ini membuka Ahli Jenjang, tapi saya lupa Prodi apa.

Sekian dulu ya postingan kali ini, keyboard laptop saya rusak. Untuk Jurusan berikutnya akan saya update ketika sudah pulih. Saya juga masih ada beberapa hal yang mau dishare lagi. Kalau kamu ada masukan dan pertanyaan silahkan tinggalkan komentar atau follow blog saya agar tidak ketinggalan postingan berikutnya. Maaf jika belum menjelaskan terlalu jelas atau bahkan membingungkan.

 

5 thoughts on “KULIAH DI POLSRI? (Part 2)

    • maaf ya dek, soalnya kakak ada hal yang perlu dipersiapkan akhir-akhir ini. kakak jurusan teknik sipil sih, jadi susah kalau mau ceritain detail. nanti kakak buat deh yah berdasarkan pengalaman sahabat dan temen-temen tata niaga. Tungguin aja ya, daftarin email aja di blog ini biar kalau update langsung ke email ^^

  1. Ping-balik: KULIAH DI POLSRI? (Part 3) | HAGANIKU

  2. Udah baca part 1 & 2 nya , tulisan nya bermanfaat sekali bagi saya karena saya maba PJJ 😄 makasih kak dgn tulisan kk saya jadi bnyak tau ttg perkuliahan di PJJ, sukses terus. 😊

Harap tinggalkan pesan, kesan, bahkan pertanyaan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s