KULIAH DI POLSRI ? (Part. 1)

1442332375420

Selamat datang para pencari informasi tentang Politeknik Negeri Sriwijaya…. Tulisan ini memang saya dedikasikan untuk kalian, karna saya tau bagaimana kondisi keingintahuan kalian menentukan masa depan kalian. Pasti pertanyaan yang terbersit adalah Apa beda Politeknik dengan Universitas, Gelar apa yang didapat, Peluang Kerja, Jurusan apa saja, Fasilitas, Biaya, sampai-sampai lokasi kost sekitaran kampus. Baiklah kakak akan membantu kalian *ceilaaah*

PENJELASAN SINGKAT TENTANG POLSRI

Masih ragu sama kualitas Polsri?… Oke, saya akan jelaskan sejarahnya secara singkat. Polsri didirikan bersama dengan 6 Politeknik Negeri lain di Indonesia, hasil kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Swiss. Wiiiih, Swiss ! Tapi namanya dulu bukan Politeknik Negeri Sriwijaya, melainkan Politeknik Universitas Sriwijaya, Poltek Unsri. Kebanyakan manusia hingga detik ini masih menyebutnya seperti itu, menyebalkan sebenarnya tapi ribet juga jika harus menjelaskan “Polsri bukan lagi bagian dari Unsri udah pisah bla bla bla”.

Sebagai Pilot Plant dari Politeknik telah dilahirkan Politeknik Mekanik Swiss ITB pada tahun 1976.  Produk dari Politeknik ini sangat menggembirakan karena alumninya terpakai pada industri-industri.  Keberhasilan ini diusulkan dengan perencanaan pengadaan pendidikan Politeknik pada berbagai daerah  di Indonesia.  Dengan   bantuan Bank Dunia ke VII telah dilakukan proyek fase pertama dengan kredit No.869 IND yang mencakup :

  1. Sebuah pusat pengembangan Pendidikan Politeknik yang berkedudukan di Bandung.
  2. 6 (enam) buah Politeknik, masing-masing di USU, UNSRI, UI,ITB,UNDIP dan UNIBRAW.
  3. Pekerjaan fisik dimulai tahun 1981/ 1982 dan telah dapat dipakai pada tahun akademik 1982/1983 pada keenam politeknik diatas. Dengan telah mempersiapkan proyeksi ke depan tentang kebutuhan tamatan Politeknik untuk pembangunan, telah dimulai juga proyek perluasan Politeknik fase kedua dengan bantuan Bank Dunia ke VIII dengan loan 2290-IND meliputi:

*  Perluasan pusat pengembangan Pendidikan Politeknik di Bandung.

*  Perluasan 6 (enam) Politeknik fase pertama.

*  Pengadaan 11 (sebelas)  Politeknik pada :

UNSYIAH, UNAND, UNHAS,  ITS, UNTAN, UNLAM, UNMUL, UNSRAT, UNPATTI, UNCEN dan UNUD.

(Dikutip langsung dari website resmi polsri disini)

PRESTASI POLSRI

Peringkat Politeknik itu susah dicari referensinya, bukan seperti Universitas yang banyak lembaga surveynya. Tapi tahun 2014 Webometrics menobatkan Polsri peringkat pertama dengan indikator website dan referensi yang diberikan Polsri untuk perguruan tinggi lain. Untuk 2015 Polsri disurvey bersama seluruh jenis Perguruan Tinggi di Indonesia dan menempati peringkat 56 terbaik, which is Politeknik berperingkat pertama didalam daftar (Link). FYI, Jenis Perguruan Tinggi di Indonesia itu ada 5 yaitu Universitas, Politeknik, Institut, Akademi, dan Sekolah Tinggi. Jadi kelima jenis itu tidak bisa disamakan secara keseluruhan karna fokus yang berbeda dalam pembelajaran. Versi Dikti pun demikian, Polsri adalah peringkat Pertama untuk Politeknik di Indonesia (Link). Kalau saya tidak salah sekitar 2012 saya pernah membaca artikel peringkat Asia Tenggara dan masuk 10 besar, tapi saya lupa websitenya (nanti kalau ketemu saya share lagi).

Selama saya berkuliah di Polsri, saya sudah sering banget dibikin geram, dan gregetan karna kampus saya sering dianggap remeh padahal prestasinya keren. Dikancah Pekan Olahraga dan Seni Nasional, Polsri Juara Umum 2 Kali Berturut-turut, Mahasiswa Berprestasi Vokasi Nasional selalu masuk 5 besar. Dan masih banyak lagi penghargaan dan prestasi baik dari Jurusan, Organisasi, bahkan mahasiswanya sendiri.

Beralih ke kerjasama, menurut saya semakin hari Polsri semakin berbenah dibidang kerjasama dan ini juga tidak lepas dari kerja keras PD 4 Pak Taqwa sebagai Pembantu Direktur bagian Kerjasama yang sekarang menjabat sebagai Direktur Polsri (Sebutan untuk Rektor). Polsri sendiri banyak sekali Kelas Kerjasama, PLN, Conoco Philips, Pernah juga PU, UT, dan yang terakhir GMF AeroAsia. Kalau udah masuk kelas ini, kebanyakan akan langsung kerja disana ketika lulus. Menggiurkan bukan?.

Mahasiswa asing juga ada di Polsri, memang masih kelas Asia namun sudah bisa diakui bahwa Polsri is going to be World Class University. Saya lupa mereka di jurusan apa saja, tapi saya pernah berbincang dengan Mahasiswi asal Kamboja yang mengambil D4 Akuntansi Sektor Publik.

FINANSIAL / KEUANGAN

Selain dengan private sector, Polsri setau saya juga masuk dalam 3 PTN Sumsel yang akan diberikan bebas biaya kuliah untuk mahasiswa yang dianggap pantas dari Pemprov. Sebenarnya ada banyak beasiswa yang bisa mengcover itu semua, salah satunya Bidik Misi dikasih uang saku, uang buku, free biaya kuliah, free biaya KKL, dsb hanya saja Bidik Misi ialah produk dari Kementrian Pendidikan jadi skalanya Nasional. Sedangkan Program yang saya ceritakan diawal paragraf ialah dari Pemprov SumSel sendiri.

Ada juga bantuan dari Perusahaan Swasta yang membuat kelas kerjasama, biasanya mereka akan mengkuliahkan anak daerah tempat mereka beroperasi untuk kemudian bekerja di perusahaan tersebut. Biaya kuliah di Polsri sendiri menurut saya sangat terjangkau dengan kualitas yang bagus. Saya sendiri sering berhadapan langsung dengan kisah Orang yang meninggalkan PTN lain demi Polsri karna biaya Polsri yang terjangkau. Di Polsri sendiri banyak sekali beasiswa baik dari dalam maupun luar, jadi tenang saja (akan saya jelaskan di postingan berikutnya ya).

UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang diterapkan Pemerintah sejak 2014 sempat membuat chaos di PTN lain karna melonjaknya biaya kuliah. Tapi tidak dengan Polsri, disaat mahasiswa PTN lain demo kami malah santai adem ayem karna tidak ada kenaikan biaya. Saya sempat ikut langsung dalam penjelasan keuangan kampus karna saya saat UKT diterapkan menjabat sebagai Ketua Komisi Bugheting MPM Organisasi Mahasiswa Polsri yang bertugas membagikan Uang untuk semua organisasi. Polsri menerapkan pembebanan yang merata pada semua mahasiswa diawal masuk kuliah, (setau saya) tidak ada pengecualian dan pembedaan biaya seperti kampus lain. Sehingga untuk uang per semester di Polsri sangat ringan. Lembaga (Sebutan untuk Rektorat) membebankan diawal yaitu Uang Pangkal namun bukan berarti Uang Pangkalnya Membengkak, tidak sama sekali. Polsri sudah bisa menghitung untuk meringankan semuanya. Dan itu terbukti!.

Saya sering mendampingi orang-orang daftar ulang dan mendengarkan keluh kesah orang tua mahasiswa dan betapa bersyukurnya mereka anaknya memilih Polsri, bagi kebanyakan mereka terutama yang dari daerah sistem pembayaran kuliah yang diterapkan Polsri sangat membantu mereka membayar dan mengirim uang bulanan untuk anak mereka.

Untitled

**Jika belum ada perubahan

KELEBIHAN POLSRI

Saya sudah berkali-kali membahasnya di Postingan saya yang lain, tapi baiklah saya akan mencoba mengulangi secara garis besar saja.

Pertama, kamu akan kuliah yang beneran kuliah disini. Maksudnya kak? Jadi gini, kamu mungkin liat di televisi bahwa kuliah itu sekeren dan sesantai itu tapi tidak seperti itu. Kamu mungkin akan sedikit patah hati jika membaca ini lebih lanjut kalau niat kamu kuliah ialah nongkrong ga jelas di kampus. Di Polsri bagi anak Reguler (Kelas Pagi) kamu akan kuliah dari jam 07.00 sampai jam 12.15 dan anak Non Reguler (Kelas Sore) akan kuliah dari jam 12.30 sampai 17.50 [Kalau Jadwal saya bener, saya lupa detail menitnya tapi sekitar itu]. Kita tidak perlu menunggu dosen seperti di PTN lain, yang sering membuat mahasiswa sudah menunggu tapi dosen mendadak tidak jadi hadir dan sia-sialah proses menunggu kita. Di Polsri jadwal Mata Kuliah tetap, dan Dosen dipastikan hadir kalaupun berhalangan kita tetap bisa menunggu kelas berikutnya dimulai. Gampang kan?. Jadwal kita jadi mudah diatur, bagi yang mau kerja part time dsb. Yang masih pingin nongkrong malah lebih enak, pagi kuliah, siang nongkrong atau sebaliknya.

Kedua, Lulus Tepat Waktu. Di Polsri kita sudah diberi Paket per semester, sehingga kita tidak perlu mengurungkan pulang kampung bagi yang dari daerah hanya untuk mengisi KRS atau memilih mata kuliah. Semua sudah disiapkan oleh pihak Lembaga, itulah kelebihan Politeknik. Sehingga jika kita tidak Stop Out alias Cuti kita akan masuk dan keluar dari Polsri dengan tepat waktu bersama teman-teman seangkatan.

Ketiga, Biaya Kuliah Yang Murah. Kayaknya saya tidak perlu panjang lebar lagi menjelaskan karna sudah diawal.

Keempat, Fasilitas Yang Lengkap. Ini ga bohong, sumpah!. Saya sering membantu orang untuk meminjam alat ke Polsri dari PTN atau PTS lain. (Duh kesannya saya sering banget apa-apa di Polsri ya, hahaha. Maafkan, hanya niat sharing). Itu membuktikan Polsri lengkap sangat!. Di Teknik Sipil sendiri, saya berkuliah di jurusan ini saya sering membantu mahasiswa luar meminjam alat atau menguji di laboratorium kami. Kontraktor, Konsultan, PU dsb pun setiap hari wara-wiri ke Polsri untuk melakukan pengujian setau saya ada alat yang di sumsel hanya ada di PU dan Polsri, tapi di Polsri lebih murah dan bisa menggunakan jasa mahasiswa rajin untuk membantu mereka (lumayan kadang dikasih jajan hahaha). Oh iya, terakhir saya pakai Laboratorium ketika saya membantu Para Orang Asing yang ingin membangun PLTU di daerah Sumsel, banyak banget dari berbagai negara dan kebetulan saya bisa sedikit membantu pengujian mereka ada dari Mesir, New Zeland, Italia, Jepang, dll dan mereka menggunakan alat di Polsri loh. Bukan hanya di jurusan Teknik Sipil, tapi diseluruh Jurusan fasilitas sangat amat lengkap. Bahkan baru-baru ini alat-alat diperbaharui dan biayanya ga murah sampai milyaran. Kebanyakan alat bahkan di impor dari Jerman dan negara yang memang unggul dibidangnya. Contohnya Teknik Mesin, setiap tahun menerima mahasiswa-mahasiswa dari Jambi yang selama 2 bulan praktek di bengkel Teknik Mesin karna meminjam alat di Polsri. Begitupun di Teknik Elektro dll. Kepanjangan kalau saya jelasin satu per satu.

Kelima, Peluang Kerja. Karena Vokasi, kita 60% Praktek jadi kayaknya tidak perlu saya jelaskan panjang lebar. Intinya, banyak sekali perusahaan yang bahkan membuka Lowongan dan Test nya di Polsri. Nanti saya jelaskan di postingan yang lain ya.

Keenam, Suasana Kampus. Mungkin sedikit klise, tapi bagi saya kampus polsri tidak membuat mahasiswanya capek atau lelah hanya karna menuju kampus. Berada di Pusat Kota, Luas Kampus yang relatif bisa dijangkau dengan jalan kaki, ah pokoknya kuliah di Polsri itu tidak perlu adaptasi sama sistem yang jauh beda dari Sekolah nyaman deh pokoknya.

Sekian dulu ya postingan saya kali ini, sudah terlalu panjang… Kalau mau tau lebih lanjut, tinggalkan saja di kolom komentar, atau kalau ingin ada tulisan lanjutan juga tolong beri saran. Kalau mau bertanya, silahkan ke komentar atau langsung via sosial media saya yang saya cantumkan di blog saya ini. Semoga bermanfaat dan tidak ada keraguan lagi! Sampai jumpa….

 

 

 

 

11 thoughts on “KULIAH DI POLSRI ? (Part. 1)

  1. Ping-balik: KULIAH DI POLSRI? (Part 2) | HAGANIKU

  2. Ping-balik: KULIAH DI POLSRI? (Part 3) | HAGANIKU

  3. Assalamu’alaikum,
    Bagi yg jalur mandiri pasti dpt kelas sore kan? Dppnya itu cuma bayar diawal atau tiap semesternya? Terima kasih ^^

  4. teknik sipil mana dulu nih? kalau polsri biasa aja ah. untuk beberapa sebutan dalam teknik sipil memang biasanya english tapi ga semua materi kuliah atuh. apalagi di teknik sipil ada mata kuliah bahasa inggris teknik.

    terus tentang banyak ketemu orang asing dimana sih ini? di kampus, yaelah itu mah kadang-kadang dek. mbak sendiri alhamdulillah berbahasa inggris aktif dan itupun ga berarti mbak terus menerus komunikasi sama orang asing karna emang jarang banget. pas mbak dulu semester akhir kuliah barulah ada sekerumunan bule di laboratorium dan akhirnya mbak membantu mereka berkomunikasi dan dapet ilmu banyak deh sekaligus networking internasional duile hahaha

    intinya, kalau mau maju ya belajar bahasa inggris aja. apalagi kalau kamu mau setelah lulus kerja di bidang teknik sipil yang bonafit, english is a must.

  5. Whaha mbak ad bawa2 jambi, itu kampus saya mbak yg numpang praktek dsana . Politeknik jambi, maklum kampus kami adlh kampus baru, jadi bnyk alat yg tidak kami miliki sehingga utk belajar frais,milling dll harus ke polsri .
    Oia, Insya Allah saya ingin masuk ke d4 di polsri tahun depan, kira2 dari biaya yg udah mbak tulis di atas apakah ad biaya tambahan lain ny ?

    • Halo mas deb, halo juga Jambi. Wiih enak kampus baru, bisa mencetak sejarah nih mas nya.

      Untuk biaya, d4 lanjutan berbeda memang. Setau saya kurang lebih 10 juta. Tapi per semester cuma 5-7jt (setau saya loh ya). Karna per jurusan beda dpp deh kyknya untuk d4 ahli jenjang. Nanti saya coba tanya sama temen saya yang d4 ahli jenjang mesin deh ya. Sudah coba kontak via web kampus?

Harap tinggalkan pesan, kesan, bahkan pertanyaan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s