Untuk Perempuan

#ntms

#ntms

Teruntuk kaum wanita, aku menuliskan ini.

Karna ketika aku berbagi isi hatiku, aku berharap isi hatiku sama isi hatiku dengan wanita lain, setidaknya menyerupai. Kebanyakan wanita yang menurut orang banyak hampir sempurna, malah merendahkan dirinya ketika jatuh cinta. Bahkan ketika ada yang ingin menikah dan lelaki segan mendekati, mereka jadi ‘jual murah’. Konsep yang keliru.

Wanita memang selayaknya bisa menjadi sosok wanita yang menyempurkan kebisaannya. Membuat akhlak nya jadi lebih baik, Mencerdaskan pemikirannya, Memberanikan diri untuk mandiri, Membuat dirinya cantik luar dalam, dan masih banyak lagi.

Baca lebih lanjut

Iklan

TERINSPIRASI HATIMU, CARAMU MELIHAT DUNIA.

 

aku  tersihir

aku tersihir

[Aku menulis ini dengan alunan lagu Raisa berjudul Jatuh Hati]

ada ruang hatiku yang kau temukan
sempat aku lupakan kini kau sentuh
aku bukan jatuh cinta namun aku jatuh hati

ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
ku harap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
ku tak harus memilikimu tapi bolehkah ku selalu di dekatmu

ada ruang hatiku kini kau sentuh
aku bukan jatuh cinta namun aku jatuh hati

ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
ku harap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
ku tak harus memilikimu tapi bolehkah ku selalu di dekatmu

katanya cinta memang banyak bentuknya
yang ku tahu pasti sungguh aku jatuh hati

ku terpikat pada tuturmu, aku tersihir jiwamu
terkagum pada pandangmu, caramu melihat dunia
ku harap kau tahu bahwa ku terinspirasi hatimu
ku tak harus memilikimu tapi bolehkah ku selalu di dekatmu
tapi bolehkah ku selalu di dekatmu

Jadi, setelah sekian lama, aku menemukanmu juga. Tapi apakah bagimu bertemu denganku seperti menemukan sebagian dirimu? seperti yang aku rasakan ini? Aku Jatuh Hati.

Nevoa da Meia-Noite

terang - gelap vs gelap - terang.

terang – gelap vs gelap – terang.

Nevoa da Meia-Noite. Kabut Tengah Malam.

Tepat pukul 23:25 WIB gue memulai menulis ini, dengan lantunan musik melonkolis dan bacaan Supernova Gelombang gue mulai mempertanyakan dan mencemaskan hal di masa depan. Entahlah, tiba-tiba….
Gue masih aja bingung tentang masa depan, meski gue tau terlalu merisaukannya adalah hal sia-sia. Namun perihal percintaan gue beberapa kali digaplok selama seminggu kebelakang. Setiap gue jalan-jalan bersama temen – temen gue dikampus, gue selalu aja dihina karena predikat single. Meski gue sering diem dan memendam amarah karna kalimat “emang mbak mona punya mantan pacar? Sok-sokan bilang tentang cinta”. Menohok sekali pemirsa. Lalu temen sekelas gue yang gue bantu untuk move on dari mantan pacarnya dengan tidak memperdulikan niat baik gue mengirimi gue pesan “makanya rasain dulu pacaran. Ngga mudah!

Ini konsep gue yang keliru, atau mereka yang salah besar?

Gue mungkin selalu sendiri hingga kini. Bukan karna gue ngga suka Pria, Bukan karna gue terlalu asik dengan dunia gue, Bukan karna gue terobsesi dengan sebuah hal, Bukan karna gue ngga laku, Bukaaaaaaaan…

Sahabat-sahabat gue semenjak Madrasah tau persis alasannya. Seorang Mona Khoirunnisah, pernah berjanji ingin bertemu dan menghabiskan hidup dengan seorang Pria yang menjadi ‘Pertama dan Terakhir’ buat gue. Selain itu, gue tipe anak penurut, ayah dan ibu melarang anak-anaknya untuk pacaran, mereka bilang kami harus sukses dan lebih baik belajar saja dulu. Dan satu hal lagi yang mendasar, meski gue bukan muslimah yang hijabnya menjulur hingga tumit kaki, gue bersikeras ingin single karna Agama. Dan ini Prinsip!

Baca lebih lanjut