EKSPEDISI HIDUP DAN SHELTERNYA

bagian perjalanan.

bagian perjalanan.

Sepertinya sudah terlalu sering saya mengulas bagaimana pola pandang saya ketika menghadapi tantangan-tantangan hidup, atau mungkin mengenai bagaimana ‘menyedihkan’ perjalanan perjuangan saya untuk meraih sesuatu. Jadi, pada tulisan saya kali ini saya ingin berbagai pola pandang mengenai keindahan dari ekspedisi hidup dari masing-masing shelternya.

Bagaimana Bahagia?

Definisi Bahagia menurut KBBI.

bahagia /ba·ha·gia/ 1 n keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dr segala yg menyusahkan): — dunia akhirat; hidup penuh –; 2 a beruntung; berbahagia: saya betul-betul merasa — krn dapat berada kembali di tengah-tengah keluarga;

Kebanyakan dari kita, (termasuk saya) sering kali hanya menilai bahwa kebahagiaan itu dibawa oleh hal-hal yang baik dipandang, yang enak dirasa, yang keren dialami, yang baik-baiklah pokoknya. Namun, kita sukar sekali mencari makna kebahagiaan dalam hal-hal diluar dugaan yang datang dalam ekspedisi kita (memang terkadang menyusahkan dan membuat putus asa). Saya teringat pesan seorang karib, ketika duduk dibangku madrasah aliyah yang mengatakan kepada saya bahwa “Kesempatan itu ada bahkan dibalik batu.” Nah saya ingin mencoba menggunakan kalimat tersebut untuk Kebahagiaan juga. “Kebahagiaan itu ada bahkan dibalik batu, tergantung managemen hatimu.”

Saya pernah terkenal dikalangan teman-teman dekat saya, saya ini tipe orang yang suka ‘cengar-cengir sendiri’ tanpa sebab yang mereka bisa ketahui. Saya ini hobi mencoba menciptakan kebahagiaan saya sendiri, misalnya membayangkan senior yang jutek jadi mendadak pakai pakaian badut, suddenly i laugh.

Jadi, bagaimana bahagia? Tergantung anda mengelola isi hati dan berimajinasi. Somehow, kita harus beradu dengan logika, perihal perasaan.

EKSPEDISI HIDUP

Definisi Ekspedisi menurut KBBI

ekspedisi /ek·spe·di·si //ékspedisi/ n 1 pengiriman surat, barang, dsb; 2 perusahaan pengangkutan barang; 3 Huk salinan yg sama bunyinya (tt vonis atau akta); 4 perjalanan penyelidikan ilmiah di suatu daerah yg kurang dikenal; 5 Mil pengiriman tentara untuk memerangi (menyerang, menaklukkan) musuh di suatu daerah yg jauh letaknya

Manusia, kita ini tercipta di muka bumi ini untuk mengumpulkan amal sebanyak-banyaknya. Nah dalam usaha untuk mengumpulkan pahala itu mari kita sebut……. *jeng jeng jeng* >>>> ekspedisi. Banyak manusia yang lemah dalam menjalani ekspedisi nya, malah seolah ‘tersesat’ lalu menemukan dan mencari ‘bahagia’ sebagai jalan keluarnya dari ketersesatan. Mereka sibuk dan mendewakan kebahagiaan, mencari kebahagiaan di setiap shelternya. Salahnya ialah, apapun cara yang ditempuh demi kebahagiaan mereka lakukan. Kadang menimbulkan dosa, namun tetap dilakukan. Nah, inilah misteri besar yang ingin saya coba jelaskan kepada orang-orang yang mencari ‘damai-bahagia-kekayaan-dll”.

Dan pada akhirnya mereka lupa, bahwa tugas utamanya ialah MENGUMPULKAN AMAL. Selama proses itu, kita berhak mencoba diiringi perasaan apa, entah itu sedih, bahagia, lelah, putus asa. Ya, benar saja jika manusia lebih memilih perasaan bahagia sebagai pengiringnya,itu lumrah kok. Semoga saja saya dan anda tidak lupa, bahwa apapun perasaan yang mengiringi tugas utama kita di bumi ini ialah Mengumpulkan Amal sebagai bekal kehidupan nanti. Ekspedisi Hidup memang belum tentu menawarkan kebahiagaan sepanjang shelternya hingga puncak, kita harus siap akan itu.

SHELTER HIDUP

Definisi Shelter menurut artikata.com

noun

  1. a structure that provides privacy and protection from danger
  2. protective covering that provides protection from the weather
  3. the condition of being protected they were huddled together for protection|he enjoyed a sense of    

   peace and protection in his new home

  1. a way of organizing business to reduce the taxes it must pay on current earnings
  2. temporary housing for homeless or displaced persons
  3. That which covers or defends from injury or annoyance; a protection; a screen.

Sebelum mencapai puncak yang biasanya tinggi sekali, agar bisa melihat hal lebih jauh dan lebih indah, biasanya juga membuat kelegaan hati lebih besar jika semakin tinggi puncaknya, kita pasti melalui shelter hidup.

Nah, sekarang giliran kita untuk menentukan, shelter hidup itu berdasarkan apa. Usia kah? Jenjang pendidikan kah? Grafik ekonomi kah?

Basically, Tingkatan perubahan drastis dari hidup kita lah yang akan jadi patokan. Dan semoga saja, jika kita memang harus naik turun shelter dan menghabiskan waktu untuk mempersiapkan diri ke level berikutnya, kita tetap akan menanjak naik, hingga puncak!

Mengumpulkan amal, cuy. Bukan mencari kebahagiaan, karena sesungguhnya kebahagiaan yang kekal hanya di surgaNya. Man, kita ini makhluk yang tidak mengetahui hal lebih banyak dari yang Dia ketahui.

Sekali lagi, waktu adalah ‘kaki tangan’ Tuhan, dalam menjawab pertanyaan.

Harap tinggalkan pesan, kesan, bahkan pertanyaan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s