Karena ‘Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2’.

Terinspirasi setelah menonton film AADC 2

kedekatan kita tidak serta merta membawa semuanya pada batas.

kedekatan kita tidak serta merta membawa semuanya pada batas.

Kenapa di setiap film ‘Ada Apa Dengan Cinta’ selalu identik dengan Bandara? Seolah penjelasan bahwa jarak fisik sesungguhnya yang sulit ditakar ialah batas wilayah.

Namun bukan berarti tanpa jarak itu dekat, kadang malah terasa teramat jauh sampai-sampai sulit direngkuh.

Benar saja, waktu yang terbaik dalam perpisahan ialah ketika luruh, ketika temu menjelma melepaskan semua belenggu rindu – prasangka – rasa takut kehilangan – curiga -dan lain sebagainya.

Batas antara aku dan kamu itu bukan sastra, bukan batas wilayah, bukan masa lalu dan masa kini, bukan rentang usia, bukan pula karna berbeda asal daerah melainkan kita sama-sama belum bisa pantas berupaya menyatukan, kita masih dalam masa persiapan. Batas kita jelas: Aturan Agama. Jadi untuk menghapuskan jarak bukan dengan tidak patuh pada peraturan Agama, toh di Agama sudah ada ketentuan. Jika tak ingin haram, maka halalkan!

Iklan

Deklarasi Mahasiswa

AYO!

AYO!

created by Mona Khoirunnisah, disampaikan pada Seminar Nasional 2014

Deklarasi Mahasiswa Indonesia menolak Kapitalisasi Energi  Nasional

Aliansi Mahasiswa Peduli Energi Untuk Rakyat

Sumatera Selatan

 

Sebelum Bung Karno membacakan Naskah Proklamasi, bung Karno sempat menyampaikan

pidato penghantar di 17 Agustus 1945 dan kalimat berikut  adalah bagian dari Pidato Beliau.

“ Sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil sikap nasib bangsa dan nasib tanah air kita di dalam tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri akan dapat berdiri dengan kuatnya. “

69 Tahun sudah, semenjak kalimat itu dikumandangan Sang Proklamator, sudahkah bangsa ini berani mengambil nasibnya dengan kekuatannya sendiri? Pangan, Birokrasi, Energi, Perpolitikan, dan masih banyak lagi, sudahkah benar-benar dikelola dari anak bangsa oleh anak bangsa dan untuk anak bangsa?

Siapa yang memungkiri kekayaan alam yang dilimpahkan Tuhan ke tanah air tercinta ini? Berlimpah ruah. Dahulu di jaman kolonial, Penjajah datang ke Indonesia merebut rempah-rempah, memperbudak pribumi, membawa harta-harta Indonesia untuk dibawa kenegaranya. Sadarkah kita, jika kita sekarang mengalami hal serupa?

Baca lebih lanjut

PEMUDA dan PERADABAN

artikel ini dibuat dalam rangka Sumpah Pemuda.

cayo!

cayo!

Jika kita tarik benang peradaban kembali pada sejarah perjuangan bangsa ini, kita akan mendapati berbagai torehan cemerlang dari barisan Pemuda. Sebut saja beberapa organisasi yang berhasil menjadi motor dari pergerakan melawan penjajahan. Ini bentuk dedikasi pemuda terhadap bangsanya, yang tak hanya sekedar retorika hingga mulut berbuih, namun juga memberi Aksi. Eits, Aksi tidak selalu tentang demonstrasi, itulah paradigma yang sekarang berkembang di masyarakat bahwa ketika Pemuda khususnya Mahasiswa aksi ialah berbentuk demonstrasi. Sekarang, itulah tugas warisan untuk kita, mengubah paradigma itu dengan memberi masyrakat berbagai alternatif pilihan yang lebih baik.

Baca lebih lanjut