Aku Tidak Akan Cemburu

 

letting_go_by_pinkparis1233

terbanglah, kau berhak untuk itu, wahai kenangan.

Dan aku tidak akan menghalangimu, silahkan saja. Kamu ternyata hanya tertarik ketika mengejar, tapi tak begitu tertarik mempertahankan. Jadi silahkan saja..

Silahkan, kau kejar dia yang mirip masa lalu mu, dia yang mirip idolamu. Aku tidak akan cemburu.

Karena itu semakin membuktikan padaku, bahwa aku yang terlalu naif memperjuangkan kesemuan ikatan. Ia yang ku fikir akan membersamaiku ternyata tidak begitu bisa membersamai. Jadi akan aku hantarkan kamu sampai pintu hati, silahkan pergi. Aku tidak akan cemburu.

Saat realita menyadarkanku, tak ada lagi tangis yang terpecah. Tidak juga dengan lagu-lagu bernuansa putus cinta yang aku putar disekeliling kamar, tak ada. Aku mencoba untuk membuat kesenduan di hidup ku hari itu, tapi benar-benar tidak tercipta.

Ini kah amarah sesungguhnya? Atau aku pun tidak benar-benar mencintai mu? Atau mungkin hati ku yang sudah teramat letih merasakan perih dari orang yang sama?

Aku sepertinya tidak akan cemburu, dan tak akan pernah bisa berhak mencemburuimu lagi. Sejak tulisan ini aku tuliskan, Setelah malam ini, kamu sudah menjadi orang asing dihatiku, orang asing yang sempat singgah beberapa waktu. Sekarang kamu bisa mencari hati lain yang mampu menerima mu.

Mungkin aku tidak cukup sabar menghadapi sikap kerasmu, aku tidak cukup memaklumi sifat mu yang jarang bisa serius, aku tidak cukup cakap meyakinkanmu ketika kamu ragu, aku tidak cukup sigap ketika kamu butuh, dan aku juga tidak cukup mendewasakanmu.

Jadi, silahkan saja kau cari orang lain, fluktuasi hatiku mencapai nadir nya malam ini.

Meski dia hanya teman yang tak terlalu dekat, namun dia tetap temanku, bagaimana bisa kamu memujinya berulang-ulang kali dihadapanku? Menyimpan foto nya di galeri handphone mu. Kamu keterlaluan atau aku yang cemburuan? Sepertinya aku yang cemburuan, selalu aku bukan yang salah? Baiklah, Aku tidak akan cemburu lagi.

Beberapa kesempatan, aku seolah tidak mengetahui kebenaran-kebenaran yang kau sembunyikan. Setidaknya kamu harus jaga perasaanku yang kau ucapkan kalimat ‘aku berjuang untukmu’, aku tau sifatmu yang mudah bosan, aku tau… Aku pun tau aku membosankan, tapi setidaknya kamu dulu jaga kalimat-kalimat yang kau utarakan, tak usah seolah akan jadi kenyataan, padahal hanya bisa kau jadikan angan-angan.

Aku ingat betul bagaimana kamu dengan amarah mu membuat suasana begitu mencekam, hanya karna aku berbalas pesan dengan teman-teman ku, yang bahkan aku kenal sebelum aku mengenal kamu. Tapi malah aku kan yang meminta maaf?. Lalu, ketika kamu diam-diam menghubungi lagi masa lalu mu dan aku pura-pura tidak tau, apakah kamu mencoba memberi tau ku? tidak kan?, boro-boro apalagi kamu meminta maaf. Aku mencoba untuk tidak cemburu saat itu.

Aku tidak akan cemburu, jika kini kau beralih. Semoga kamu nanti menemukan orang yang lebih dibanding aku, atau kamu ciptakan saja sosok idealmu itu. Sungguh… Biar aku tidak akan cemburu.

Aku hanya ingin mengingatkanmu, bahwa di dunia ini tidak ada seorang yang sempurna dan seideal harapan kita, jika kita pun tidak menjadi orang yang pantas untuk membersamainya. Kita hanya bisa mencoba menyempurnakan ikatan, meski ikatan itu sampai kapanpun memang tidak akan bisa sempurna. Di bumi Allah ini, tugas kita hanya mencoba mendekati kesempurnaan, jika memang kesempurnaan itu tercipta, itu hanyalah persepsi kita saja. Termasuk Seorang Pendamping yang ideal.

Aku mulai saat ini mencoba untuk tidak menyibukan diri berusaha terlalu keras untuk menjadi yang sempurna di mata siapapun, karna aku tersadar, menjadi sebaik-baiknya dari diriku adalah tugas utama untukku saat ini. Nanti, Allah akan kirimkan kesempurnaan ku di mata seseorang yang menjadi Jodohku. Ia akan dikaruniai Allah persepsi, bahwa aku lah yang paling ideal untuk nya, tanpa aku harus bersusah payah menjadi yang paling ideal dari seluruh wanita dihidupnya, karna Allah yang mengatur sisanya dari Usaha menjadi Ideal untuknya sebisaku.

Aku tidak akan cemburu jika takdirmu memang mendapatkan yang lebih dariku, sesosok perempuan idamanmu, yang rela diduakan diam-diam.

Aku tidak akan cemburu, percayalah.

Ia yang tepat, akan mengingatkanmu pada akhirat!

Silahkan kamu cari perempuan itu, dan jika sudah kamu temui di dunia nyata, kamu tolong kirimkan undangannya kepadaku, aku pasti datang. Aku hanya ingin melihat rupa nya, aku ingin menjawab pertanyaan pribadiku saja “bagaimana sosok yang sebenarnya dulu kau cari dariku?”.

Selamat mencari ya… aku tunggu undangannya.

sepertinya, iya

sepertinya, iya..

Harap tinggalkan pesan, kesan, bahkan pertanyaan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s