Ternyata Menyenangkan

aku akan mencoba menciptakan kebahagiaan sembari menunggumu datang.

aku akan mencoba menciptakan kebahagiaan sembari menunggumu datang.

Ada banyak orang yang begitu tersiksa dengan perasaan yang ditahan, aku pun pernah.

Dan ada banyak yang terlena dengan perasaan yang sesumbar dirayakan..

Malam ini, aku berfikir bahwa menahan semua tetap pada porsi dan posisi dibelakang garis start ternyata lumayan menyenangkan. Fasilitas yang ku dapat ialah rangkaian dan rentetan kalimat syahdu untuk ku tuliskan. Ada juga fasilitas do’a di tengah malam yang menurutku cara romantis mencintai sebelum halal. Oh, ada lagi, ketika tatapan kita jika tak sengaja berpadu, cepat dan malu-malu berlalu, tapi setelahnya aku mulai menerka, detektif conan pun kalah soal hal satu ini, soal makna tatapanmu, aku tertarik sekali mengkajinya.

Memimpikanmu untuk ketiga kalinya, berturut-turut pula. Baiklah, aku jujur, oke aku jujur, aku masih cinta.

Agendamu hari ini sepertinya sama menyenangkan dengan perasaan ku yang tertawan. Kau bertemu banyak perempuan kan? meski itu jumpa untuk mengurusi umat-atau apalah namanya, aku sedikit cemburu, kau harus tau!. Oke, bukan sedikit,tapi banyak. Aku cemburu banyak.. (aku tak mau berdusta dengan perasaan sebaik sekarang).

Ternyata menyenangkan. 

Sesekali udara seolah jahil meniupkan namamu disela telingaku, kejahilan yang kadang melewati batas. Kan bahaya jika aku tersipu didepan orang yang belum pernah jatuh cinta, aku bisa dikira gila.

Jika nanti kau menemukan perempuan yang menurutmu cocok untuk menjadi wanita pertama dirumah tangga mu, aku tak apa jadi yang kedua. Jika kau pun sudah menemukan yang cocok untuk jadi yang kedua, aku rela jadi yang ketiga. Jika memang kau sudah menyeleksi untuk posisi ketiga dan bukan aku, aku rela jadi yang keempat. Hingga posisi terakhir pun kau siapkan untuk perempuan lain, aku akan setia menunggumu !. Agar kau tau, dengan kerelaan dan kegigihan sebesar yang ku miliki, memperjuangkan kamu, yang layak menjadi satu-satunya ialah: Aku.

Aku, pilih aku. Jadikan aku satu-satunya di rumah tangga kita.

Setelah ibu dan adik perempuanmu, wanita asing yang kau cintai segenap jiwa raga, Aku. Cintai aku.

Dengan perasaan se-menyenangkan sekarang, aku tak mau terlalu banyak memaksamu, nanti kesannya cinta ku ini ambisius. Tapi jika memang cinta ku ini ambisius semoga saja ambisius yang positif yang menjadi medan magnet untuk kompas hatimu, hingga akhirnya kau berlabuh disisiku.

Selamat Malam yang ku tunggu kepastian datangnya.

Salam untuk Ibu, semoga lekas sembuh.

 

Palembang, 21/07/2014

20:31 WIB

Harap tinggalkan pesan, kesan, bahkan pertanyaan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s