Terlebih Dulu

aku menuliskan ini untuk ia yang melangkah pergi.

aku menuliskan ini untuk ia yang melangkah pergi.

Aku sudah menulis, sebelum kamu menulis.

Aku sudah membaca, sebelum kamu membaca.

Meski kamu yang lebih tua.

 

Ini bukan masalah kecerdasan intelektual, ini Cuma karna waktu, aku yang dari balita sudah terpaksa mengikuti fase percepatan. —- Kisah lain ku yang dengan Indah, Tuhan titipkan

Tidak masalah, siapa yang lebih dulu bisa bersekolah, kalau hati yang dipersoalkan kan beda cara menjawabnya. Katamu, kamu itu tidak banyak tau, tapi kamu membuatku belajar memahami, tidak lagi hanya mengetahui. Katamu, kamu itu tidak bisa membuat tulisan bermajas yang menggetarkan, tapi kamu membuat sel-sel otakku memproses kalimat-kalimat romantis untuk aku tuliskan.

Kehadiranmu menjadi implus, untuk jiwa ku yang sempat berdiam dan terasa kaku.

Ternyata kamu yang mengungguli ku memulai perjuangan untuk “Kita”. Pada akhirnya, kamu yang terlebih dulu mencintaiku, dibanding aku mencintaimu. Sayang sekali, kamu pula yang lebih dulu melangkah mundur disaat aku bersemangat bangkit lagi dari cercaan mereka tentang “Kita”, saat itu aku ingin kembali menanyakan pertanyaanmu padaku waktu dulu “Ada apa denganmu?”. Tapi aku tidak berani. Hatiku masih sakit kau tinggalkan begitu saja. Lebih besar rasa sakit nya dibanding kekhawatiran terhadapmu. Tapi aku tetap mengkhawatirkanmu, percayalah….

Kita terlalu sering bersepakat perihal rahasia. Hingga menutupi luka satu sama lain pun tanpa bertanya, kita sepakati diam-diam saja.

Sekarang, siapa yang akan terlebih dulu menjumpai jodohnya?

Aku atau Kamu?

Allah, tujuan dari semua pengharapan dan usaha kita selama ini. dan kita sudah bersusah payah mencoba bersatu, tapi tetap terasa sulit dan malah menjauh. Jadi benar saja jika sekarang aku bertanya, “Kau atau Aku yang akan menikah terlebih dulu?”

Atau jika keajaiban kembali menyertai kita, kau dan aku yang menikah. Siapa tau…

 

Harap tinggalkan pesan, kesan, bahkan pertanyaan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s