Mind Blower!

Assalamualaikum..

BLOG2

Hari ini aku mendengar lagi penyataan yang sama “…jika mona sudah mengintervensi mu, semuanya itu..” Hasan, salah satu teman ku dikampus. Aku diam, setelah Boni yang beranggapan jika aku bisa menyalurkan emosiku kepada lingkungan ku, lalu Misa dan Ovin yang member signal yang bisa dengan mudah aku mengerti, dilanjut Harda dan Kak Fazri yang terlalu membuat ku sadar ketika hal yang beberapa waktu lalu menguji kesabaran, pandangan mereka tentangku, kelanjutan nasib organisasi ku.

Apa benar aku mempunyai kemampuan menyalurkan pola pikirku dengan orang lain? Padahal emosi dan cara peyampaian ku itu sebenarnya jauh dari menyejukan hati, tapi kenapa mereka mengerti lalu membuat citra ku di kampus seperti “mind blower” atau seperti beberapa haters, atau lebih anggun nya disebut Penggemar ku yang bercerita di adik-adik tingkat jurusan lain bahwa ‘Saya pemimpin pergerakan aneh untuk membangkang’ lalu yang saya sampaikan setelah kak Bambang sempat bertanya waktu itu apa? Tidak disampaikan balik kah?

Jadi begini, di postingan kali ini aku mau benar-benar blak-blakan biar semua mengerti, lewat tulisan saja ya, emosi saya dan kesempatan mengumpulkan mereka yang tidak memungkinkan. Jadi, saya dulu itu jaman saya masih mahasiswa baru yang terlalu cenderung mempunyai sifat aktif yang berkolaborasi dengan sifat ingin tau yang tinggi membuat saya dekat dengan beberapa pihak yang power nya di hubungan ber-mahasiswa bagus di kampus. Lalu ada masalah klasik yang muncul kepermukaan yang sudah jadi warisan yang sepertinya susah diubah. Disana sini, beberapa organisasi pun hal itu tercecer, saya sempat hamper bergabung pada sebuah paradigm, tapi untunglah persahabatan dan banyak-banyak kosultansi  dengan ustadz pembimbing memberikan banyak pandangan baru didiri saya.

Saya harus mengubah, meski mungkin pada periode saya hal itu tidak begitu menimbulkan hasil tapi semoga menimbulkan kesan baik atau bahkan semangat menuju hal baru. Jadi begini tahapnya, saya menemui permasalahan disana mengenai ‘Penampilan’ saya cari tau, pahami, saya persiapkan diri perlahan, haha meskipun sempat ditertawakan awalnya saya yang suka gabung sama temen-temen cowo dikelas, nyaman pakek sepatu kets dll mulai pakek rok meski dibeberapa kesempatan. Padahal, dulu jaman MA kelas 2, saya adalah siswi vocal yang sampe ke bioskop pun pakek rok, baju muslimah, hijab pun wah tidak terbayang ya saya dulu labil sekali, hanya karna mulai fokus kelas 3 MA, jalan bareng sahabat berkurang dan persiapan masuk teknik mengubah saya. Jadi sebenarnya kenapa saya mau memperbaiki hijab saya awalnya sudah dari jaman MA :p kesian deh yang mikir saya mau pencitraan, boleh Tanya deh sama orang yang tau saya dari MA, trus kenapa pas banget momentumnya disebelum saya vocal menyelesaikan masalah klasik itu? Saya mau jawab dengan pertanyaan juga boleh kan, trus kenapa bawa-bawa penampilan dimasalah saya vocal, bukannya katanya penampilan itu bukan masalah?😀 Jawabannya karna itu target yang saya jadikan resolusi di tahun 2012, dan bisa Tanya juga sama sahabat-sahabat yang pernah terpukau melihat dinding kamar saya yang persis berbalut kertas. Haha

Lalu tahap berikutnya, beberapa pihak yang awalnya ramah yaaa oke abang-abang senior saya dikampus yang dulunya mudah share ilmu jadi senyum pun kalau bukan saya yang sapa namanya pasti ga senyum duluan. Eits, itu ga ada kaitannya sama taksir-taksiran saya sama sekali ga kece😀 akhirnya Allah buat jalur lain pada proses saya cari tau ini, saya beranikan diri ketika pada beberapa kesempatan bertemu dengan pihak-pihak dari sisi yang lain.. akhirnya saya dapat kesempatan untuk mendapatkan serpihan sisi-sisi yang hilang dari alur yang saling mereka ceritakan. Di prose situ saya udah rapih tuh mengenakan hijab yang saya perlahan perbaiki, dan kebetulan nya lagi permasalahan dengan kelas pun akhirnya terbongkar mana-mana saja yang fitnah itu, Allah menjawab doa saya teman-teman yang selama ini membicarakan saya akhirnya mengerti. Dan itu memasuki jadwalnya mahasiswa baru memasuki kampus, kebetulan lagi saya yang dilihat beberapa adik junior sudah tidak sama seperti penampilan awal saya masuk kuliah. Pihak ‘A’ sibuk mencari-cari anggota baru dan sudah pasti oknum merekrut untuk ya —- dan pihak ‘B’ juga begitu tapi mereka pendekatannya baik, tidak grasak grusuk. Dan ketika libur untuk awal semester saya menemukan serpihan yang hilang. Dan awalnya saya juga mau menghilang saja nanti awal semester untuk baik-baik memikirkan kekecewaan mengenai system apresiasi nilai, tapi buat apa? Toh ilmunya saya dapet saya berani diuji😀 okelah balik ke topic, abang-abang pihak A yang dulu benar-benar saya jadikan sumber info malah semakin jauh.. dan tahap berikutnya pun saya dapati, yaitu..

Saya di claim pihak ‘A’ sudah bagian dari pihak ‘B’ karna (mungkin) saya kan sudah berubah penampilan nya kenapa ga gabung? Lah, saya ga mau langsung blek! Dan lagi pula misi social saya masih banyak yang harus saya selesaikan dalam fase ini. Dan bersamaan dengan itu pula saya sering berbincang dengan beberapa pihak bukan dari pihak mereka. Lalu kenapa secepat itu mengambil kesimpulan tentang saya? Mengadukan saya ke alumni? Buat saya di chat terus-terusan? Buat saya disinisin sama alumni. Kenapa? Andai kalian tanyakan dulu, mungkin paradigma kebenaran ini tidak secepat ini memisahkan kita *tsaaah* haha saya dengan tegaskan saya NETRAL, SAYA GA MEMIHAK MANAPUN SAYA PUNYA PANDANGAN SAYA SENDIRI, yang kebetulan ketika sharing itu kalian yang sibuk dengan kaderisasi kami malah bercerita sesame kami, kami mengkaji dari dalam baru rekrut yang sevisi, bukan yang ga sevisi lalu dipaksa, di cuci otaknya, diceritain cerita yang ga bener, dll. (kenapa saya berani bilang gini? Karna saya 1 tahun bersama mereka, saya tau bagimana mereka memandang pihak sebelah) saya sampe di chat alumni nun jauh di pulau sebrang menyakan apakah saya bersebrangan dengan organisasi kampus. Sungguh itu membuat saya terkejut, runtut dengan kesinisan mereka, lah saya kan boleh dong keluar dari kungkungan? Saya mau lihat dunia luar, sama tidak seperti dongeng yang selalu saya dengar dalam sagkar.

Berikutnya, Saya disinisin sama abang-abang, mbak-mbak, bahkan adik-adik dari pihak A. kenapa pihak A terus sih mona? Ya karna pihak B sekretnya jauh dari lingkungan kampus *eh akhirnya Allah kasih jalan lagi kepada saya, seperti cerita-cerita saya sebelumnya. Teman-tema seperjuangan menyatakan ingin mengundurkan diri, disaat retorika dan kotak-kotak golongan menguasai lingkungan. Saya yakinkan mereka, dan saya sarankan diri saya untuk menyampaikan keluhan mereka dan alas an mereka ingin keluar kepada petinggi, dan mereka entah darimana tau bahwa selama ini para mbak disana membicarakan saya, mempunyai pandangan buruk terhadap saya, terhadap pergerakan saya. Tak segaja kalian membetulkan dugaan ku kawan J Kami selama 2 minggu memberanikan diri menunggu senior di secret untuk konsultasi masalah itu tapi tak satu pun selalu bersedia, sekalipun ada muka nya sudah jutek duluan, arisan yang menggangu.

Tahap yang sekarang ini adalah… Kegiatan saya dan teman-teman yang tidak mau ‘kesana-kesini’ disiggung di facebook, disinisin di kampus, disindir kalo ngomong. Lucu loh, missal salah satu dari kami update status eh ada aja yang bikin balesan status atau bahkan kometar. Dan parahnya, si pioneer kepo dari senior yang sebelumnya selalu ada disetiap status dll mahasiswa kampus di facebook ga pernah ikut-ikutan lagi. Beberapa waktu lalu sempat terjadi rapat dan disitu junior-junior jurusan tata niaga ku sayang kenapa begitu sulit kalian membuka wawasan? Prihatin.. Sekarang cukup lah sampai sini dulu, semoga ga usah lagi ya sampe buat aku twitter biar bisa kepo sama kami, yang sudah males di facebook dan beralih ke twitter. Sekian, terima kasih…

Wassalamualaikum..

One thought on “Mind Blower!

Harap tinggalkan pesan, kesan, bahkan pertanyaan.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s